"Bromantic Funtastic" - Hem's
SINOPSIS:
Jenko (Channing Tatum) dan Schmidt (Channing Tatum) kembali dalam operasi penyamaran
dengan misi yang sama, mengungkap pengedar narkotika di sebuah perguruan
tinggi.
REVIEW:
Tidak bisa menggesar kehebatan film
pertamanya yang selangkah lebih keren dari sekuelnya kali ini, bukan berarti 22
Jump Street adalah pilihan yang buruk untuk ditonton. Yah, setidaknya masih ada
Hill dan Tatum sebagai GoodGuy terdepan untuk aksi komedi yang satu ini, gue
akan terus menunggu hingga sekuel keberapapun.
Memiliki Premis yang sama dengan film
sebelumnya, tampaknya tak membuat sekuel ini menjadi sajian yang basi.
Scriptwritter tak kehilangan akal dengan membawa sekuel ini lebih berbicara
pada ikatan emosi Jenko dan Schmidt sebagai Partner
For Life . Dan hal itu memang yang menjadi pertanyaan besar ceritanya
hingga harus sedikit menggeser kemisteriusan pelaku yang menjadi misi rahasia
para JumpStreet. Gue acungi jempol ketika scriptwriter merubah posisi Ice Cube
yang awalnya hanya terlihat sebagai cameo dalam 21JumpStreet, berhasil masuk
dalam jajaran peran penting dalam eksekusi cerita. Dan itu sungguh membuat kualitas
cerita yang dimiliki sekuel ini tetap terlihat solid seperti film terdahulunya,
Great Job!!.
Sedikit sensitive ketika cerita
semakin menyudutkan sesuatu hal yang mereka kenal dengan istilah “kesetiaan
dalam sebuah tim”. Hel Yeah!!! It’s
Bromantic Funtastic! And I still love it!! Dari sana gue bisa melihat
betapa kerennya acting Jonah Hill sebagai pria yang merasa kehilangan partner
seumur hidupnya.
Overall, 22 Jump Street masih gue
rekomendasikan bagi kalian yang merindukan film aksi dengan kualitas komedi
kelas atas. Karena 22 Jump Street masih punya dialog kocak yang mampu membawa
dua sosok tokoh utamanya menjadi idola bagi siapapun yang menontonnya. Tatum
dan Hill still Dynamic Dou!.
SOUNDTRACK
REVIEW:
Berbanding terbalik ketika kita
berbicara soal komposisi lagu yang menjadi backsound dibeberapa scenenya. Menurut
gue, 22 Jump Street punya komposisi soundtrack yang selangkah lebih keren dari soundtrack
terdahulunya.
Album yang terdiri dari 13 lagu dan
sebagian diisi oleh rapper dunia seperti Wiz Khalifa, Blind Scuba Divers dan Travis Barker menjadi pendukung kuat
mengapa film ini sangat menyenangkan untuk ditonton. Beruntunglah Wiz Khalifa
atas lagunya “Work Hard, Play Hard”
yang menjadi musik pembuka Schmidt dan Jenko menginjakkan kakinya di perguruan
tinggi. Sebuah permulaan yang menghentak dan penuh semangat.
Terlebih lagi bagi kalian penggila
musik yang berada dibarisan RnB sebagai genre favorit kalian. Layaknya gue yang
menempatkan RnB sebagai Genre musik kelas atas, rasanya Track demi Track album
ini benar-benar memanjakan telinga. Sebuah penawaran menarik ketika Get Up (Rattle) milik Bingo
Player feat. Far East Movement menjadi pengisi terbaik disini. Dilanjutkan oleh
Blind Scuba Divers dengan “Check My Steezo” yang punya beat sekeren itu. sungguh
ini akan menjadi sebuah perpaduan audio dan visual yang benar-benar menghibur
dengan selera musik pemilik jiwa muda.
Overall, salah satu album soundtrack
yang layak untuk kalian miliki adalah 22 Jump Street. Karena selain lagu-lagu
yang sudah gue sebutin diatas, masih ada “Wasted” milik DJ Tiesto yang berduet
dengan Matthew Koma, “Can't You See” by Shermanology & Grx , “Live Forever”
by Travis Banker dan juga Theme Film ini yang dinyanyikan oleh Angel Haze feat
Ludarcis menjadi alasan mengapa kalian harus memiliki album yang satu ini.
download albumnya di iTunesstore!.






No comments:
Post a Comment