Pages

Friday, 13 June 2014

REVIEW: 22 JUMP STREET (MOVIE AND SOUNDTRACK)

22 JUMP STREET


"Bromantic Funtastic" - Hem's

Writers: Michael Bacall (screenplay), Oren Uziel(screenplay), 5 more credits »



SINOPSIS:

Jenko (Channing Tatum) dan Schmidt (Channing Tatum) kembali dalam operasi penyamaran dengan misi yang sama, mengungkap pengedar narkotika di sebuah perguruan tinggi.


REVIEW:

Tidak bisa menggesar kehebatan film pertamanya yang selangkah lebih keren dari sekuelnya kali ini, bukan berarti 22 Jump Street adalah pilihan yang buruk untuk ditonton. Yah, setidaknya masih ada Hill dan Tatum sebagai GoodGuy terdepan untuk aksi komedi yang satu ini, gue akan terus menunggu hingga sekuel keberapapun.

Memiliki Premis yang sama dengan film sebelumnya, tampaknya tak membuat sekuel ini menjadi sajian yang basi. Scriptwritter tak kehilangan akal dengan membawa sekuel ini lebih berbicara pada ikatan emosi Jenko dan Schmidt sebagai Partner For Life . Dan hal itu memang yang menjadi pertanyaan besar ceritanya hingga harus sedikit menggeser kemisteriusan pelaku yang menjadi misi rahasia para JumpStreet. Gue acungi jempol ketika scriptwriter merubah posisi Ice Cube yang awalnya hanya terlihat sebagai cameo dalam 21JumpStreet, berhasil masuk dalam jajaran peran penting dalam eksekusi cerita. Dan itu sungguh membuat kualitas cerita yang dimiliki sekuel ini tetap terlihat solid seperti film terdahulunya, Great Job!!.



Sedikit sensitive ketika cerita semakin menyudutkan sesuatu hal yang mereka kenal dengan istilah “kesetiaan dalam sebuah tim”. Hel Yeah!!! It’s Bromantic Funtastic! And I still love it!! Dari sana gue bisa melihat betapa kerennya acting Jonah Hill sebagai pria yang merasa kehilangan partner seumur hidupnya.


Overall, 22 Jump Street masih gue rekomendasikan bagi kalian yang merindukan film aksi dengan kualitas komedi kelas atas. Karena 22 Jump Street masih punya dialog kocak yang mampu membawa dua sosok tokoh utamanya menjadi idola bagi siapapun yang menontonnya. Tatum dan Hill still Dynamic Dou!.




SOUNDTRACK REVIEW:

Berbanding terbalik ketika kita berbicara soal komposisi lagu yang menjadi backsound dibeberapa scenenya. Menurut gue, 22 Jump Street punya komposisi soundtrack yang selangkah lebih keren dari soundtrack  terdahulunya.

Album yang terdiri dari 13 lagu dan sebagian diisi oleh rapper dunia seperti Wiz Khalifa, Blind Scuba Divers  dan Travis Barker menjadi pendukung kuat mengapa film ini sangat menyenangkan untuk ditonton. Beruntunglah Wiz Khalifa atas lagunya “Work Hard, Play Hard” yang menjadi musik pembuka Schmidt dan Jenko menginjakkan kakinya di perguruan tinggi. Sebuah permulaan yang menghentak dan penuh semangat.

Terlebih lagi bagi kalian penggila musik yang berada dibarisan RnB sebagai genre favorit kalian. Layaknya gue yang menempatkan RnB sebagai Genre musik kelas atas, rasanya Track demi Track album ini benar-benar memanjakan telinga. Sebuah penawaran menarik  ketika Get Up (Rattle)  milik Bingo Player feat. Far East Movement menjadi pengisi terbaik disini. Dilanjutkan oleh Blind Scuba Divers dengan “Check My Steezo” yang punya beat sekeren itu. sungguh ini akan menjadi sebuah perpaduan audio dan visual yang benar-benar menghibur dengan selera musik pemilik jiwa muda.




Overall, salah satu album soundtrack yang layak untuk kalian miliki adalah 22 Jump Street. Karena selain lagu-lagu yang sudah gue sebutin diatas, masih ada “Wasted” milik DJ Tiesto yang berduet dengan Matthew Koma, “Can't You See” by Shermanology & Grx , “Live Forever” by Travis Banker dan juga Theme Film ini yang dinyanyikan oleh Angel Haze feat Ludarcis menjadi alasan mengapa kalian harus memiliki album yang satu ini. download albumnya di iTunesstore!. 

No comments:

Post a Comment