Pages

Wednesday, 9 July 2014

REVIEW: ENDLESS LOVE (MOVIE AND SOUNDTRACK)

ENDLESS LOVE



Director: Shana Feste



SINOPSIS:

Empat tahun adalah waktu yang berat bagi keluarga Butterfield setelah kematian Kakak Jade , yang membuat Jade (Gabriella Wilde) menjadi anak yang pendiam tak banyak bicara dan hanya mampu menghabiskan hari-harinya dengan buku-bukunya. David (Alex Pettyfer), teman sekolahnya yang sudah 4 tahun menjadi pemuja rahasia Jade mulai menjalin hubungan baik dengan Jade pasca kelulusan mereka. keterbukaan jade menerima David sebagai teman dekatnya membawa mereka pada ikatan emosi yang saling mencinta satu sama lainnya. dan sejak itu hari-hari Jade kembali bahagia.


REVIEW:

Tampil dengan formula cinta yang itu-itu saja, rasanya mood gue mendadak tak bersemangat untuk menonton flim ini. Endless Love hanya berbicara soal sepasang pria dan wanita yang dimabuk cinta setelah wisuda kelulusan mereka dan bagaimana keluarga mereka merestui hubungan mereka. setidaknya seperti itulah garis besar ceritanya.

Konfliknya ada pada keputusan ayah Jade yang tidak begitu setuju dengan kehadiran David yang datang dari keluarga yang kurang mampu. Namun dalam perlajalanan eksekusi ceritanya, konflik semakin melebar, bukan hanya masalah cinta David dan Jade Butterfield, tapi cerita juga masuk pada masalah baru dalam keluarga Butterfield . memang ini cukup menarik dan sedikit membuat gue iri ketika Jade mengundang David ikut bergabung dalam liburan keluarga di rumah danau. “Trus gue kapan bisa mengajak cewek yang gue suka liburan bersama keluarga gue?” .



But overall, walau gue belum membaca bukunya dan belum pernah menonton film terdahulunya, tanpaknya menonton film nya lebih dulu, gue tak mampu merasakan arti yang sesungguhnya dari istilah “Endless Love” alias Cinta yang tak berujung disini, chemistry Jade dan David tampak biasa saja menurut gue. Untuk ukuran drama romance, Endless love hanya sebuah remake drama remaja yang biasa saja, tak punya nyawa menghadirkan sesuatu hal yang special didalamnya. Beberapa peristiwa diakhir durasi juga masih terkesan terlalu diada-adakan.





SOUNDTRACK:

Beda kasus dengan album soundtrack dari film The Fault in Our Stars (TFIOS) yang akan tetap menjadi perhatian para penikmat musik tanpa perlu menonton lebih dulu filmnya. Pasalnya TFIOS hadir dengan deretan nama-nama terkenal seperti Ed Sheeran dan M83 yang mengisi album soundtrack TFIOS. Bukan hanya itu saja, penyanyi baru seperti Birdy dan Grouplove menjadi pengisi soundtracknya. Kita kembali dengan album soundtrack Endless Love, melihat deretan tracksongnya diisi oleh penyanyi-penyanyi yang masih terlalu asing ditelinga, tanpaknya butuh menonton lebih dahulu filmnya untuk dapat tahu bahwa Lagu-lagu yang menjadi soundtrack film arahan Shana Feste Ini, 11-12 kerennya dengan album soundtrack TFIOS.

Deretan Track yang sedikit asing ditelinga gue, karena hanya Tegan and Sara, nama yang gue kenal setelah mereka berhasil mempersembahkan “Everything Is AWESOME!!!” yang menjadi theme film The Lego Movie awal tahun lalu. di album ini, mereka kembali mengeluarkan single terbaru yang dibuat khusus untuk film ini, lewat “Don't Find Another Love” yang keren banget, gue rasa mereka akan memiliki kesempatan banyak untuk mengisi soundtrack film kedepannya.

“All Our Endless Love” track nomor 3 dari The Bird and the Bee feat. Matt Berninger mungkin track ini yang gue rasa paling pas sebagai penyanyi terdepan di album ini. Lagu indah yang dengan mudahnya menghipnotis gue. Satu lagu terbaik di album yang terdiri dari 14 tracksong ini. “Pumpin Blood” dari NONONO berada dibarisan kedua untuk lagu terbaik di album ini, I love it!!



Ketiga lagu dahsyat diatas belum semuanya, masih banyak lagu-lagu keren yang ada di album ini seperti , “Leading Me Now” country song dari The Tallest Man On Earth yang menggoda, “Ends of the Earth” milik Lord Huron, Pop musik “Peaches” dari In The Valley Below, atau “Crickets” lagu milik Drop City Yacht Club yang bikin gue dejavu dengan vocal Bruno Mars.

Overall, album ini adalah salah satu soundtrack film terbaik tahun ini dalam library iTunes gue.album dengan lagu-lagu yang hampir semuanya memanjakan telinga, easy-listening dan jauh lebih keren jika dibandingkan dengan filmnya sendiri.



No comments:

Post a Comment