Pages

Friday, 18 December 2015

THE PEANUTS MOVIE | CHARLIE BROWN IN LOVE

THE PEANUTS MOVIE

Director: Steve Martino


PLOT: Charlie Brown yang dikenal sebagai pecundang oleh teman-temannya jatuh hati pada pandangan pertama setelah melihat Gadis kecil berambut merah yang baru saja hadir sebagai tetangga barunya. Kini ia harus melawan rasa takutnya untuk tampil sebagai pemenang di kompetisi sekolah untuk merebut hati Gadis kecil berambut merah. Sementara Snoopy, anjing kesayangan Charlie terus berjuang di udara menyelamatkan kekasih idamannya, Fifi dari serangan Red Baron.



REVIEW:

Tak pernah menduga, jika pada akhirnya saya dibuat riang dan bahagia oleh film ini. Seluruh aspek yang dimiliki The Peanuts Movie diselimuti tawa besar dan cerita yang menghangatkan hati. Tanpa komedi vulgar, Rasanya saya terbawa pada kecerian saya dimasa kecil. frustasi dimasa kecil karena tidak pernah bisa menerbangkang layang-layang terpancar nyata oleh karakter central dalam film ini, yaitu Charlie Brown. Hahaha, Ya,, sejak dulu saya tidak pernah bisa menerbangkan layang-layang.

Dalam 90 menit durasinya, Naskah terbagi kedalam 7 Chapter. Tujuh chapter dalam imajinasi Snoopy adalah plot yang membesarkan hati dan jiwa Charlie Brown untuk berani berjuang melawan rasa takutnya untuk menjadi lebih baik dari hari kemarin. Banyak hal yang diajarkan film ini kepada penontonnya (anak-anak / dewasa). Apa yang diajarkan, terpisah kedalam beberapa karakter dengan sifat yang berbeda namun memiliki visi moral yang sama yaitu “Dibalik kekurangan yang kita miliki, bersemayam kehebatan didalamnya. Tinggal bagaimana kita berjuang untuk dapat menunjukkannya”.


Seluruh karakter dalam The Peanuts Movie tidak serta merta Scriptwriter lemparkan begitu saja. Masing-masing karakter mengambil perannya dengan sangat kuat. Charlie Brown yang tidak bisa apa-apa, Lucy yang selalu bertingkah aneh disekitar schroeder, Linus yang memiliki sifat baik dan selalu memegang selimut birunya, atau Mercie yang memanggil papermint Patty dengan panggilan “Sir”. Mereka semua bersinar dalam cerita, sangat berkarakter dan sangat berkesan. Ini adalah salah satu animasi terbaik tahun ini. Sebuah film yang menghangatkan hati. Penuh tawa besar dan ending yang sesuai dengan harapan. Hati saya tersentuh oleh tingkah laku Geng Peanuts seperti Charlie, Lucy, Marcie, Patty, Linus, Schroeder, Sally, Little Red-Haired juga Snoopy dan Woodstock. Suara yang ingin kuberikan untuk film ini selain masuk dalam nominasi Best Animation of the Year, saya berharap “Better When I'm Dancin', by Meghan Trainor” masuk dalam nominasi Best Soundtrack of The Year di Oscar tahun depan. 


No comments:

Post a Comment