Director: Steve Martino
PLOT: Charlie Brown yang dikenal sebagai pecundang oleh
teman-temannya jatuh hati pada pandangan pertama setelah melihat Gadis kecil
berambut merah yang baru saja hadir sebagai tetangga barunya. Kini ia harus
melawan rasa takutnya untuk tampil sebagai pemenang di kompetisi sekolah untuk
merebut hati Gadis kecil berambut merah. Sementara Snoopy, anjing kesayangan
Charlie terus berjuang di udara menyelamatkan kekasih idamannya, Fifi dari
serangan Red Baron.
REVIEW:
Tak pernah menduga, jika pada akhirnya saya dibuat riang
dan bahagia oleh film ini. Seluruh aspek yang dimiliki The Peanuts Movie diselimuti
tawa besar dan cerita yang menghangatkan hati. Tanpa komedi vulgar, Rasanya
saya terbawa pada kecerian saya dimasa kecil. frustasi dimasa kecil karena
tidak pernah bisa menerbangkang layang-layang terpancar nyata oleh karakter
central dalam film ini, yaitu Charlie Brown. Hahaha, Ya,, sejak dulu saya tidak
pernah bisa menerbangkan layang-layang.
Dalam 90 menit durasinya, Naskah terbagi kedalam 7
Chapter. Tujuh chapter dalam imajinasi Snoopy adalah plot yang membesarkan hati
dan jiwa Charlie Brown untuk berani berjuang melawan rasa takutnya untuk
menjadi lebih baik dari hari kemarin. Banyak hal yang diajarkan film ini kepada
penontonnya (anak-anak / dewasa). Apa yang diajarkan, terpisah kedalam beberapa
karakter dengan sifat yang berbeda namun memiliki visi moral yang sama yaitu
“Dibalik kekurangan yang kita miliki, bersemayam kehebatan didalamnya. Tinggal
bagaimana kita berjuang untuk dapat menunjukkannya”.
Seluruh karakter dalam The Peanuts Movie tidak serta
merta Scriptwriter lemparkan begitu saja. Masing-masing karakter mengambil
perannya dengan sangat kuat. Charlie Brown yang tidak bisa apa-apa, Lucy yang selalu
bertingkah aneh disekitar schroeder, Linus yang memiliki sifat baik dan selalu
memegang selimut birunya, atau Mercie yang memanggil papermint Patty dengan
panggilan “Sir”. Mereka semua bersinar dalam cerita, sangat berkarakter dan
sangat berkesan. Ini adalah salah satu animasi terbaik tahun ini. Sebuah film
yang menghangatkan hati. Penuh tawa besar dan ending yang sesuai dengan
harapan. Hati saya tersentuh oleh tingkah laku Geng Peanuts seperti Charlie,
Lucy, Marcie, Patty, Linus, Schroeder, Sally, Little Red-Haired juga Snoopy dan
Woodstock. Suara yang ingin kuberikan untuk film ini selain masuk dalam
nominasi Best Animation of the Year, saya berharap “Better When I'm Dancin', by
Meghan Trainor” masuk dalam nominasi Best Soundtrack of The Year di Oscar tahun
depan.

No comments:
Post a Comment